Konsep Targeting dalam Digital Marketing

Reading Time: 5 minutes

Dalam kuliah pemasaran, targeting ada diurutan kedua setelah segmenting. Karena jelas pemasar tidak mungkin melakukan targeting sebelum memilah segmen-segmen pasar yang beragam. Dalam digital marketing kita mengenal fitur target audience yang ada di tiap dashboard advertising. Lalu bagaimana sebenarnya konsep targeting dalam digital marketing?



 

Ini tidak berbeda dari targeting dalam ilmu pemasaran

Keegan , Warren J., 1999, mengemukakan bahwa targeting adalah tindakan mengevaluasi dan membandingkan kelompok-kelompok yang diidentifikasi dan memilih satu atau beberapa di antaranya sebagai calon pelanggan dengan potensi paling besar [1]. Lalu Business Dictionary mendefinisikan targeting sebagai strategi pemasaran untuk menyeleksi kustomer potensial yang diharapkan akan melakukan transaksi atas produk atau jasa yang ditawarkan oleh penjual [2].

Jika memang mengambil kuliah jurusan pemasaran maka ini tidak berbeda dengan apa yang dipelajari di kelas. Karena yang berbeda dari digital marketing hanya pada alat yang digunakan. Jadi bukan konsepnya yang berbeda namun tahapan teknis serta perangkat yang digunakan untuk menjalankan kegiatan pemasaran. Saya ambil satu contoh yaitu Google Adwords (Ads Search) yang saat artikel ini dipublikasikan memiliki 20 tipe targeting mulai dari usia, kategori yang diminati, category exclution. custom radius, tipe perangkat, gender, bahasa, remarketing list, rentang penghasilan, dst [3].

 

Sumber: Targeting Types: AdWords API by Google Developers (last updated April 5, 2019.)[3]

Lisensi Tabel: Creative Commons Attribution 4.0 License.

 

Jika anda membaca perspektif saya tentang Segmentasi Pasar Global dalam Pemasaran Digital di Bali maka bisa dilihat bahwa beberapa kriteria segmentasi dalam pemasaran yang dikemukakan Keegan, Warren J. pada 1999 [1] ditemukan juga pada tipe targeting dalam Google Adwords[3]. Inilah mengapa seorang digital marketer dengan basic ilmu pemasaran dapat dengan leluasa memaksimalkan kinerja pemasaran dengan mempadupadankan konsep-konsep manajemen pemasaran dengan perangkat-perangkat teknologi komunikasi dan platform-platform digital yang tersedia saat ini.

 

Baca juga: Segmentasi Pasar Global dalam Pemasaran Digital di Bali

 

Kenapa penting untuk melakukan targeting dalam pemasaran digital

Dengan mengingat keterbatasan sumber daya pemasaran, maka pemasar tentunya ingin melakukan kegiatan pemasarannya dengan efektif dan efisien. Dan targeting adalah salah satu kunci pemasar untuk mencapai kedua hal tersebut. Pemasar yang baik tentunya tidak akan senang membuang waktu, tenaga, dan material resources untuk hal yang tidak memberikan hasil. Bukankah terlihat aneh jika melihat orang yang menembak tanpa membidik?

 

Bagaimana cara melakukan targeting?

Ini bukan pertanyaan yang mudah untuk dijawab, namun jika anda mencari jawaban teknis cara melakukan targeting dalam sebuah platform iklan digital, anda bisa mencari kembali di search engine dengan kata kunci yang spesifik dan saya sangat yakin anda akan mendapatkan banyak tutorial cara setup targeting dalam beberapa platform. Namun jika anda ingin tahu bagaimana konsep targeting bekerja secara efektif di dalam kegiatan pemasaran digital sebuah perusahaan bisnis, maka penting memahami segmentasi yang disasar. Ada karakteristik yang berbeda di tiap-tiap pasar dan ini merupakan tugas pemasar untuk mencari cara untuk menyusun taktik dan strategi untuk mendapatkan target yang tepat dengan cara yang paling feasible.



 

Pentingnya melakukan analisis data untuk menentukan target

Tentu penting untuk melakukan analisis small and big data untuk menentukan target segementasi yang tepat. Pemasar secara stimultan mengamati dan menghitung pergerakan data internal dan external, mengolahnya menjadi sebuah informasi agar dapat mentukan target segmen yang tepat. Jika seorang pemasar sudah berpengalaman dalam melakukan analisis data maka pemasar tersebut akan dapat menemukan karakteristik potential customer yang ada di pasar dari dua sumber data tersebut dan membuat rancangan target serta strategi-strategi untuk mencapainya.

 

Targeting di pasar yang dinamis

Pasar saat ini sangat dinamis, bahkan saya sebagai pemasar selalu berpikir kejadian apa yang bisa memengaruhi pasar esok dan esoknya lagi. Disinilah tantangan pemasar, apalagi jika sudah muncul sinyal ‘pergeseran trend’ entah pasar uang, property, barang konsumen yang bergerak cepat, sampai pergeseran trend penggunaan gadget akan dapat menggeser peta pasar. Namun kembali lagi kepada produk atau jasa yang dipasarkan, apakah permintaannya elastis atau inelastis? Disini penting juga bagi pemasar untuk memahami konsep mikroekonomi.

 

Penutup

Melakukan targeting dalam pemasaran sama seperti membidik sebelum menembak, semakin sering dilatih maka semakin tajam keahlian pemasar dalam membidik target pasar. Ketepatan dalam penentuan target tentunya dapat membuat kerja pemasaran menjadi lebih efektif dan effisien. Indikator kesuksesan targeting dalam digital marketing untuk bisnis bisa diukur dari tingkat konversi yang dimiliki oleh bisnis anda. Apakah rendah, sedang bertumbuh atau sudah mature?

 



 

Referensi
[1] Keegan, W.J., 1999, Global Marketing Management, Prentice-Hall International editions, Prentice Hall.
[2] http://www.businessdictionary.com/definition/targeting-strategy.html
[3] https://developers.google.com/adwords/api/docs/appendix/targetingtypes (last updated April 5, 2019.)
Keep this for yourself or share it: